Bawakan Tema Nasionalis, Berhasil Buat Takjub Penonton

TAMPIL : 3 peserta kafilah Ogan Ilir, saat tampil pada Cabang Syarhil Qur'an. (Foto : Goni)
Kafilah Ogan Ilir Pada Cabang Musabaqoh Syarhil Qur'an
Indralaya Radio - Persaingan kafilah MTQ ke 28 tingkat provinsi Sumsel tahun ini 2018 makin terasa, hal ini seiring dengan makin pelaksanaan berbagai cabang lomba yang ada.

Dari cabang Syarhil Qur'an putra, yang bertempat di Aula SMP N 1 Indralaya, senin (30/04) persaingan cukup ketat. Semua peserta dari 17 kabupaten kota tampil baik dengan membuat para penonton kagum dan bertepuk tangan.

Dari kafilah Ogan Ilir sendiri untuk Syarhil Qur'an yakni M. Jibril sebagai Qori, Sapta Putra Wijaya sebagai Pensyarah, dan sebagai Indra Santa Yudha dengan membawakan tema Nasionalisme dalam Pandangan Islam.

Ketua dewan hakim Syarhil Qur'an, H. Abdul Rahman Romli, S.Ag,M.Pd.I mengatakan, bahwa untuk syarhil Qur'an, setiap kafilah mengutus tiga orang untuk membawakan suatu tema guna menjelaskan isi al-Qur'an.

"Ada seorang pensyarah, dia inilah yang menyampaikan isi syarah sesuai dengan tema. Kemudian ketika apa yang disampaikan itu terdapat ayat Al-Qur'an maka ayat tersebut dibacakan oleh Qori', kemudian di lantunkan sari tilawahnya oleh satu orang lagi, dan membawakannya seperti puisi," katanya.

Di Sumsel sendiri, lanjut Abdul Rahman, untuk peserta dicabang Syarhil Qur'an sudah begitu banyak dan sangat baik, sehingga setiap kafilah sudah menyajikan pembahasan yang baik.

"Tahun kemaren boleh dicampur antara putra putri, namun sekarang sudah dibedakan. Perkembangan sekarang sudah bagus, karena sudah berkembang dengan baik, baik itu retorika, dan materi yang disajikan sesuai dengan kondisi kekinian, kami juga menyarankan untuk terus mempelajari bagaimana penyampaian suatu ayat dan meretorikakan suatu penyampaian materi," katanya.

Pelatih cabang syarhil Qur'an kafilah Ogan Ilir, Ustad Autad Sulaiman,S.Ag mengatakan, untuk persiapan sendiri tidak mengalami banyak hambatan, namun karena peserta kafilah Ogan Ilir sendiri sudah cukup banyak mempelajari kemungkinan tema yang akan dibawakan.

"Sebelumnya kita juga cari tahu lewat internet, di google, tema apa saja yang biasanya muncul untuk cabang Syarhil Qur'an di tingkat provinsi, dan melihat penampilan tadi, kita berharap Ogan Ilir menjadi juara dari syarhil Qur'an ini," kata Autad. (Gon)
Tags: ,