Bupati OI Panen Padi Polibag, Ajak Tanam Padi Di Pekarangan Rumah

PANEN : Bupati OI, H. M. Ilyas Panji Alam (tiga dari kiri) saat panen padi polibag didampingi Irwan Noviatra, (baju putih) Camat Rantau Panjang (dua dari kiri) di desa Kota Daro II. (Foto : Goni)
Payo Be Umeh, Program Taman Padi Dengan Polibag

Indralaya Radio - Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam bersama Ketua komisi II, DPRD OI, Irwan Noviatra, S.H, melakukan panen padi polibag, yang mana padi tersebut ditanam di polibag dengan memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong.

Taman padi polibag ini bisa menjadi solusi bagi petani dengan sawah tadah hujan yang panen satu kali dalam setahun. Dengan tanam padi polibag ini dapat memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong untuk ditanami padi yang dapat panen tiga hingga empat kali setahun.

Pada kesempatan itu, Bupati OI, H. M. Ilyas Panji Alam didampingi Ketua komisi II DPRD OI, Irwan Noviatra, S.H dan Camat Rantau Panjang, Yuniatri, S.Ip, ketua Gabungan Kelompok tani, Kota Daro II, Asmawi disaksikan oleh warga Kota Daro II yang bertempat di salah satu pekarangan rumah warga, Senin (16/4).

Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam, mengatakan bahwa Payo Be Umeh, merupakan program pertanian teknik baru, yang merupakan program Irwan Noviatra, yang mana mengajak masyarakat untuk menanam padi dipekarangan rumah.

"Ini suatu hal yang bagus, dan nanti kita upayakan pengembangannya, namun kita lihat dulu hasilnya, hitungan biaya produksinya dan biaya lainnya, karena ini bagus ketika suatu daerah tidak mempunyai area persawahan," kata Bupati.

Irwan Noviatra,S.H, Ketua komisi II DPRD OI, mengatakan, dirinya mencetuskan program ini berawal dari melihat pekarangan yang kosong tanpa pemanfaatan yang efektif, dengan adanya program pertanian polibag ini membuat panen bisa sampai empat kali setahun.

"Payo Be Umeh, ini program mengajak warga Ogan Ilir untuk menanam padi dengan memanfaatkan pekarangan untuk ditanami padi, jadi itu maksud jargon payo be umeh, Dan ini tinggal meningkatkan hasil, karena untuk program, mulai dari menanam hingga panen saya kira sudah berhasil," kata Irwan Noviatra.

Ketua Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Kota Daro II, Asmawi, menyambut baik program padi polibag ini, namun untuk hasil masih terus dikembangkan. "Yang jelas kalo rugi untum program ini tidak terjadi, tinggal nanti kita panen dulu semua, kemudian kita hitung keuntungannya, sekiranya menguntungkan tentu kita lanjutkan,"  pungkasnya. (Goni)
Tags: ,