Congkel Jendela Pakai Linggis, Sukri Ditangkap Di Warung Bakso

DIRINGKUS: Tersangka Sukri dan Hendri saat diamankan di Mapolsek Rantau Alai, beserta satu unit motor hasil curian. (Foto: Humas Polres OI for Indralaya Radio)
Hendri Diciduk di Depot Pasir, Gondol Sebuah Motor Matic

Indralaya Radio - Kasus pencurian masih saja terjadi, kali ini tersangkanya, Sukri (38), warga desa Tanjung Temiang, kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, dan rekannya, Hendri (32), warga Tanjung Serian, kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir.

Keduanya, menggondol sepeda motor Yamaha Xeon GT warna putih milik Zainul Rifki dengan nomor polisi (nopol) BG 3031 KAF dari rumahnya di desa Santapan Barat, kecamatan Kandis, Ogan Ilir, pada 19 Desember 2017, sekitar pukul 01.00 WIB. Motor yang berada di dalam rumah bagian bawah dari rumah korban berhasil dicuri keduanya.

Keduanya berhasil masuk ke rumah korban melalui jendela rumah korban sebelah kanan, kemudian keduanya membawa lari sepeda motor korban melewati pintu belakang.

Merasa dirugikan, korban melapor ke Polsek Rantau Alai perihal kejadian tersebut. Mendapat laporan, personel Polsek Rantau Alai melakukan penyelidikan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Rantau Alai, AKP Imam Abdi, SH, bersama personel reskrim Polsek Rantau Alai.

"Setelah kita melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan dari berbagai keterangan, Kita berhasil menangkap kedua tersangka di tempat berbeda," kata Kapolres OI, AKBP Gazali Ahmad, S.Ik,M.H melalui Kapolsek Rantau Alai, AKP Imam Abdi, SH.

Keduanya berhasil di tangkap, lanjut Imam Abdi, pada Sabtu, 7 april 2018, sekitar pukul 12.00 WIB, yang mana personel Polsek Rantau Alai berhasil mengamankan kedua tersangka berikut barang buktinya.

"Untuk tersangka Sukri berhasil kita tangkap di warung bakso Mang Min, didepan Lapas kelas 2A Tanjung Raja tanpa perlawanan, sedangkan tersangka Hendri, kita tangkap di depot pasir Uju, desa Serijabo, kecamatan Sungai Pinang," lanjut Imam.

Dari kedua tersangka, berhasil diamankan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Xeon GT warna putih dengan nopol BG 3031 KAF, satu buah linggis kecil, dan satu buah pisau garpu.

"Keduanya diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun kurungan penjara," tutup Imam Abdi. (Goni)
Tags: ,