5 Peserta Wakili Kafilah Ogan Ilir Pada Final Cabang Khotil Qur'an

FOKUS : Rizkiana, peserta kafilah Ogan Ilir pada final cabang Khotil Qur'an. (Foto : Goni)
Belajar Dari Tsanawiyah, Pernah Juarai MTQ Tingkat Provinsi

Indralaya Radio - Persaingab pada lomba di ajang MTQ ke 28 tingkat Provinsi Sumsel tahun 2018 kian memanas, mengapa tidak, jalannya lomba kini mulai memasuk babak final, termasuk yang terlihat di cabang Khotil Qur'an.

Pada final cabang khotil Qur'an ini melombakan 4 kategori secara langsung yakni mushaf, naskah, dekorasi dan kontemporer. Dari keempat kategori ini diikuti oleh 24 peserta yang masing-masing kategori 6 orang putra dan putri.

Mengambil tempat di gedung serbaguna KPT Pemkab OI di Tanjung Senai, rabu (02/05). Kafilah Ogan Ilir sendiri berhasil menempatkan 5 wakilnya pada final Khotil Qur'an ini.

Mereka, Mardo Sefta untuk kategori naskah putra, naskah putri diwakili oleh Umi Fadhilah, dan Rizkiana untuk kategori mushaf putri, Hasan Basri untuk mushaf putra dan Aziz Fikri untuk kategori Kontemporer.

Dewan hakim cabang Khotil Qur'an, Suryadi Ibnu, S.Ag mengatakan, untuk cabang naskah diberi waktu 7 jam untuk menyelesaikan kaligrafi, sedangkan untuk kategori mushaf, dekorasi dan kontemporer.

"Medianya juga berbeda, misalkan naskah dan mushaf pada kertas karton, kalau untuk dekorasi medianya triplek, dan kontemporer mediannya kanvas," jelas Suryadi Ibnu.

Peminat kaligrafi, lanjut Suryadi, baik di Ogan Ilir maupun di Sumsel kian banyak peminatnya, mereka yang belajar biasanya bellajar autodidak.

"Dan seharusnya mereka ini dibina pada kursus, atau sanggar tau komunitas, karena kalau hanyak autodidak mungkin tidak memahami betul kaidah dan cara penulisannya," ujar Suryadi Ibnu.
 
Rizkiana, Peserta final dari kafilah Ogan Ilir mengaku mempelajari kaligrafi sejak kelas 7 madrasah tsanawiyah, dan dirinya juga tergabung pada Lembaga kaligrafi PPI. "Kalo MTQ Kabupaten sempat 3 kali ikut, nah kalau MTQ provinsi juga 3 kali, yang pertama kali ikut dapat juara 3, yang kedua nggak juara, yang ketiga ini belum tau," kata Rizki sambil fokus dengan kalografinya.

Senada dengan Rizki, Arief, peserta kafilah Musi Rawas Utara, sudah sejak 2005 lalu mempelajari kaligrafi. "Kalo MTQ kabupaten pernah mewakili kecamatan Karang Dapo sebanyak 3 kali, dan sekali mewakili kecamatan Nibung,"  kata Arief. (Gon)
Tags: ,