Safari Ramadhan, Silaturrahimi Antara Pemerintah Dengan Masyarakat

SAFARI RAMADHAN : Asisten 3, H. Hasnandar (sorban putih) saat foto bersama usai menyalurkan zakat dari Baznas OI. (Foto : Goni)
Disambut Antusias Warga Disetiap Tempat

Indralaya Radio - Safari Ramadhan yang digelar Pemerintah kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir di 16 kecamatan terus berlanjut.

Pada hari kedua, Kamis (24/05), kafilah 1 dan dua yang di pimpin oleh Bupati OI, H. M. Ilyas Panji Alam dan Asisten 1, H. Abdul Rahman Rasyid yang mengambil tempat di masjid Jamiatul Muamalah desa Kuang Dalam Barat kecamatan Rambang Kuang.

Sedangkan kafilah dua yang dipimpin asisten 2, H. Muhsin Abdullah berada di masjid Darussalam desa Srimenanti, kecamatan Muara Kuang dan kafilah 4 dipimpin oleh Asisten 3, H. Hasnandar bertempat di masjid Baiturrohim, kelurahan Payaraman Timur, kecamatan Payaraman.

Di masjid Baiturrohim, ratusan warga Payaraman Timur antusias mengukuti safari ramadhan yang di awali dengan sholah Isya dan tarawih berjama'ah. Hadir juga ketua Baznas Ogan Ilir, Camat Payaraman, Dra. Sri Muryati, dari kemenag OI, dan kepala OPD pemkab OI.

Asisten 3 setda OI, H. Hasnandar mengatakan, diadakannya safari ramadhan ini dalam upaya pemkab menggiatkan peran aktif masyarakat untuk beribadah dalam bulan ramadhan, serta pemerintah ingin mengetahui permasalahan yang terjadi dimasyarakat, sehingga dapat ditemukan solusinya dan ini menjadi umpan balik pemkab OI dalam melaksanakan pembangunan.

"Untuk usulan pembuatan menara masjid tadi tentu tidak serta merta langsung diberikan bantuan, karena pengolahan anggaran itu ada undang-undangnya dan tidak boleh casha and carry atau datang langsung memberikan uang tunai, namun kami usulkan untuk dibuat proposal, kemudian nanti akan diverifikasi, dan nanti akan dimasukkan dalam anggaran 2019, namun tetap melihat kondisi keuangan APBD Ogan Ilir," tutur Hasnandar

Camat Payaraman, Dra. Sri Nuryanti mengatakan bahwa pihak kecamatan dan masyarakat menyambut baik dengan adanya safari ramadhan dengan harapan dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan pemerintah kabupaten.

"Ini suatu hal yang baik, karena antara masyarakat dan Pemkab dapat bersilaturrahmi, namun kami harapkan jangan hanya satu kali setahun, namun aagar dapat lebih insten lagi misalkan 2 atau 3 kali," harap Sri Nuryanti.

Dalam kesempatan tersebut juga diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustad M. Hanafi, S. Sos. Dirinya mengatakan bahwa Sebebas apapun manusia dalam kehidupan ini semuanya ada batasnya. Karena manusia mempunyai sifat yang rakus, dan hikmah dari ramadhan ini, mengajak kita menghilangkan sifat rakus tersebut.

"Kita di ramadhan ini seperti padi, ada yg bersih, ada sekam dan kotoran, dan di bulan ramadhan kita masuk penggilingan, dan setelah ramadhan kita ibarat menjadi beras bersih, dan bermanfaat bagi orang lain," kata Hanafi. (Gon)
Tags: ,