Fahami Tugas, Lakukan Simulasi Pengisian Model C dan C1 KWK

BIMTEK : Komisioner KPUD Sumsel, Liza Lizuarni,SE saat menyampaikan materi pada Bimtek KPPS kecamatan Tanjung Raja di Aula SPNF SKB Tanjung Raja. (Foto : Goni)
PPK Tanjung Raja Gelar Bimtek KPPS

Indralaya Radio - Sebagai upaya memantapkan proses pemungutan dan penghitungan suara yang dilakukan para Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pilkada serentak 2018, pemilihan gubernur (pilgub) dan wakil gubernur Sumatera Selatan.

Panitia pemilihan kecamatan (PPK) Tanjung Raja menggelar bimbingan teknis (bimtek) pemungutan dan penghitungan suara pilgub pada 27 juni 2018.

Bimtek yang diikuti oleh seluruh ketua KPPS dan dua orang perwakilan anggota KPPS sekecamatan Tanjung Raja itu, digelar di Aula Sekolah Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB Tanjung Raja, selasa (19/06).

Selain komisioner KPUD OI, Dra. Masuryati, juga hadir komisioner KPUD Sumsel divisi teknis dan penyelenggaraan, Liza Lizuarni, SE, Camat Tanjung Raja, Drs. Edi Rahmat, ketua PPK, Armin Nofirman,SE, serta para anggota, Panwascam, Kapolsek, Danramil, dan Kalapas kelas II.A Tanjung Raja.

Camat Tanjung Raja, Drs. Edi Rahmat mengajak KPPS untuj menjalankan tugas dengan baik, agar pilgub di kecamatan Tanjung Raja dapat berjalab dengan sukses.

"Sebagai ujung tombak pelaksanaan, maka kami berpesan, ikutilah bimtek ini dengan baik, jangan sampai tiak menguasai apa yang menjadi tugas dan fungsi KPPS nantinya, pada pilgub 27 juni 2018 mendatang," kata Edi.

Komisioner KPUD Sumsel, Divisi Teknis penyelenggaraan, Liza Lizuarni, SE mengajak para ketua dan anggota KPPS agar paham betul dengan tugas dan kewenangan KPPS yang sangat strategis dimana menjadi ujung tombak penyelenggaraan Pilkada.

"Jadi tolong pahami betul apa yg menjadi tugas bapak ibu nantinya sebagai KPPS, karena baik buruknya penyelenggaraan berawal dari KPPS, dan kepada PPK dan PPS pastikan logistiknya terlebih dahulu terdistribusi dengan baik," himbau Liza.

Liza menyebut, pendistribusian alat kelengkapan TPS harus benar, jangan sampai terjadi kekurangan isi, tertukar kotak dan apa yg harus ada pada waktu pengepakan termasuk peran PPK dan PPS berkoordinasi dalam distribusi tersebut.

"PPK dan PPS jangan hanya menunggu laporan, harus aktif melihat bagaimana keadaan KPPS didaerahnya, misalkan C6 terdistribusi dengan benar, dan direkap jika ada C6 yg tidak terdistribusi, dan ini perlu koordinasi yang baik," ujar Liza.

Komisioner KPUD Ogan Ilir, Dra. Masyuryati, dalam materi yang disampaikannya berkaitan dengan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS, dirinya menjelaskan tentang surat suara sah dan tidak sah saat pencoblosan.

"Surat suara itu sah, apabila dicoblos masih berada dalam kotak salah satu pasangan calon, baik itu kotak nomor, gambar paslon, dan nama pasangan calon, jadi ketua KPPS sebelum memberikan surat suara ke pemilih, itu dalam keadaan terbuka, agar tau kondisi surat suara sebelum dicoblos," terangnya.

Masuryati juga menambahkan, bahwa para komisioner KPUD OI, pada hari pencoblosan nanti, seluruh komisioner KPUD OI akan memantau secara langsung pelaksanaan dibeberapa titik pelaksanaan. "Kalau saya sendiri nanti akan memantau pelaksanaan di Lembaga pemasyarakatan kelas II. A Tanjung Raja," terangnya.

Ketua PPK Tanjung Raja, Armin Nofirman,SE mengatakan, bahwa KPPS menjadi ujung tombak pelaksanaan pilkada, karena sebagai petugas yang melakukan pemungutan dan penghitungan suara.

"Kita juga melaksakan simulasi perekapan formulir model C dan C1 KWK, dengan harapan pada pelaksanaan nanti tidak ada kebingungan dan meminimalisir kesalahan pada harinya nanti," harap Armin.

Ketua Panwascam Tanjung Raja, Pemilu Dwi Nusantara berharap agat KPPS dapat menjalankan tugas dengan baik, sehingga pilkada dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai. "Semoga, pelaksanaan pilkada di kecamatan Tanjung Raja dapat menjadi barometer pelaksanaan pilkada di Ogan Ilir bahkan di Sumatera Selatan," harap Pemilu. (Gon)
Tags: ,