Antusias, Hujan Tak Mengurangi Semangat Peserta Gerak Jalan

SEMANGAT BERKOBAR : Salah satu regu gerak jalan tingkat SD dengan semangat menmpilkan gerakan konfigurasi hormat. (Foto : Goni)
260 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan

Indralaya Radio - Guna memeriahkan peringatan HUT RI ke 73 Tahun 2018. Pemerintah kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ogan Ilir, menggelar kegiatan lomba gerak jalan untuk tingkat SD, SMP, SMA dan Umum pada Kamis (09/08).

Mengambil start di kompleks perkantoran Pemda lama, sejak pagi para peserta sudah siap digaris start, start grup pertama dilepas oleh Plt kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OI, Dr. Arianto, M.Pd, didampingi oleh Kapolres OI, Pabung  Dandim OKI OI, serta maskot Asian Games 2018.

Dari garis start kemudian peserta mengambil rute jalan Kopral Juni, yang berada disamping Pemda lama, dan menempuh jarak lebih kurang 4 kilometer, dan melintasi jembatan yang menjadi ikon OI, yakni jembatan Pesona Tanjung Senai.

Setiba di KPT Tanjung Senai, peserta dituntut untuk menampilkan konfigurasi dan yel yel, yang nantinya akan dinilai oleh dewan juri. Sembari menampilkan yel yel mereka disaksikan oleh Bupati OI, H. M. Ilyas Panji Alam, Kadisdikbud OI, dan para pejabat lainnya.

Meskipun turun hujan, tidak membuat semangat peserta berkurang dan berteduh, peserta tetap semangat meski hujan mengguyur di akhir masa lomba. Pada kesempatan ini juga diundi beberapa door prize yakni kulkas, kipas angin dan beberapa alat elektronik lainnya.

Plt Kepala Disdikbud OI, Dr. Arianto, M.Pd mengatakan, bahwa antusias peserta yang mengikuti lomba gerak jalan yang diselenggarakan oleh Dinas pendidikan ini.

"Untuk tahun ini, jumlah peserta sebanyak 260 grup, yang terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA dan Umum dengan total peserta lebih dari 700 orang," katanya.

Untuk penilaian, lanjutnya, juri yang menilai merupakan unsur dari Disdikbud juga, tepatnya dari forum komunikasi guru olahraga kabupaten Ogan Ilir.

"Kalau untuk kriteria penilaian pada lomba gerak jalan kali ini, untuk tingkat SD dan SMP terdiri dari kerapian dan konfigurasi gerakan, tidak termasuk kostum. Untuk tingkat SMA dan Umum yakni ketepatan waktu pada saat tiba di garis finish," tutupnya. (Oni)
Tags: ,