Bupati Ogan Ilir Terima Kunjungan Kwarda Sumsel

WAWANCARA : Perwakilan dari Kwarda Sumsel saat wawancara dengan Bupati OI,H. M. Ilyas Panji Alam, didampingi Sekda OI, Para Asisten dan Kepala OPD terkait. (Foto : Goni)
Peduli Terhadap Gerakan Pramuka, Bupati Ogan Ilir Diusulkan Menerima Satya Lencana Darma Bhakti

Indralaya Radio - Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam menerima kunjungan dari Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Sumsel. Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Kwarda Sumsel, Amriadi beserta unsur pimpinan kwarda Sumsel lainnya.

Rombongan Kwarda Sumsel diterima Bupati Ogan Ilir di ruang kerjanya, Kamis (09/08). Dalam pertemuan ternyata mengagendakan wawancara dengan Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam untuk menerima penghargan satya lencana darma bhakti, yakni penghargaan dibidang kepedulian terhadap gerakan pramuka di Ogan Ilir.

Ada banyak pertanyaan yang diberikan kepada Bupati OI, H. M. Ilyas Panji Alam oleh setidaknyaa 10 orang dari Kwarda Sumsel yang hadir pada kesempatan itu, termasuk bagaimana peran pemerintah dalam menjalankan program pramuka baik itu di sekolah dasar dan menengah sampai ke fasilitas pramuka yang ada.

Kak Amriadi, Sekretaris kwarda Sumsel mengatakan bahwa, alasan dipilihnya Bupati Ogan Ilir untuk menerima penghargaan satya lencana darma bhakti, karena bupati Ogan Ilir dinilai memiliki gagasan terhadap optimalisasi dan memperhatikan pendidikan pramuka di Ogan Ilir.

"Pramuka di Ogan Ilir sudah berjalan dengan baik, tinggal penambahan tenaga kepramukaan, misalkan pelatih. Dan ditahun 2019, Bupati akan menganggarkan 1,6 Miliar rupiah untuk pramuka, dan mudah-mudahan dengan ini pembinaan pramuka bisa terwujud dengan baik sesuai keinginan bersama," kata Kak Amri.

Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam mengatakan bahwa sejatinya pemerintah harus mendukung gerakan pramuka ini, karena dapat membantu membentuk karakter anak. Sebagai upaya dukungan guna memudahkan untuk menggelar acara dan peningkatan kegiatan kepramukaan dalam skala besar, pemkab OI menyiapkan lahan seluas 10 hertare untuk kegiatan pramuka.

"Kita siapkan lahannya, ya 10 hektare dengan status pinjam pakai, jadi bisa dipakai sebagai lahan untuk perkemahan di Ogan Ilir. Saya harap pramuka harus mampu berpartisipasi dalam pendidikan terutama dalam pendidikan karakter," harap Bupati.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Arianto, M.Pd mengatakan pramuka dalam pendidikan disekolah bersifat wajib, karena dituangkan menteri pendidikan dan kebudayaan dalam peraturan menteri yang mewajibkan pramuka masuk ke dalam pramuka karena banyak unsur yang mendidik karakter anak dari pendidikan pramuka ini.

"Di Ogan Ilir sendiri ada lebih dari 500 gugus depan, dan yang aktif ada sekitar 370 gugus depan, ini berarti sudah 70 persen, dan sisanya akan mulai diaktifkan. Karena kami sudah memberikan latihan mahir dasar kepada guru kemudian untuk dilakukan realisasinya disekolah, sehingga tidak ada lagi sekolah yang tidak melaksanakan pramuka. Kita akan mewajibkan kepada kepala sekolah agar sekolahnya melaksanakan kegiatan akhir semester untuk kegiatan Pramuka ini, dan mulai tanggal 1 september nanti, kita akan mewajibkan minimal satu hari dalam saatu minggu untuk memakai seragam sekolah baik itu disekolah dan dikantor Disdikbud Ogan Ilir," paparnya. (Oni)
Tags: ,