Target Partisipasi 77,5 Persen, KPU Sumsel Sosialisasikan Pemilu 2019 ke Desa-desa

SOSIALISASI : Ketua KPU Provinsi Sumsel, Dra Kelly Mariana saat menunjukkan salah satu contoh surat suara yang akan digunakan pada pemilu 2019, 17 April 2019 mendatang kepada puluhan pengrajin kerupuk Kemplang
di Desa Tebing Gerinting Utara, Indralaya Selatan, Ogan Ilir. (Foto : Goni)

Sosialisasikan Pemilu 2019 ke Pengrajin Kerupuk Kemplang di Kecamatan Indralaya Selatan

INDRALAYA RADIO – Guna terus mencapai target partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suara pada Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 april 2019 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir, dan KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan sosialisasi dan penyampaian informasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kelompok pemilih pemula, pemilih lansia, pemilih wanita, pemilih dengan disabilitas dan berbagai lapisan masyarakat lainnya.

Sosialisasi ini seperti yang terlihat di desa Tebing Gerinting Utara, kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir, pada Rabu (27/02). Sosialisasi kali ini diberikan oleh Ketua KPU Sumsel, Dra. Kelly Mariana yang didampingi oleh Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir, Dra. Massuryati. Sosialisasi ini diberikan kepada puluhan pengusaha kerupuk kemplang yang ada didesa Tebing Gerinting Utara.

Hadir juga pada kesempatan tersebut komisioner KPU yakni Hendri Daya Putra, S.Ag, divisi Teknis Penyelenggaraan, Amrah Muslimin, S.E,.M.Si, divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM, serta Hepriyadi, S.H,.M.H, divisi Hukum dan Pengawasan, serta PPK Indralaya Selatan, dan para Panitia Pemungutan Suara (PPS) se kecamatan Indralaya Selatan, dan Komisioner KPU Kabupaten Ogan Ilir.

Dra. Kelly memaparkan 5 jenis surat suara yang digunakan pemilih pada 17 april mendatang, baik untuk pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota dengan warna hijau, warna biru untuk memilih anggota DPRD Provinsi, dan surat suara warna kuning untuk memilih anggota DPR RI. “Ibu-ibu, pada pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 april 2019 mendatang, nanti ibu-ibu akan menerima 5 jenis surat suara di TPS, surat suara berwarna abu-abu itu untuk memilih Presiden dan wakil presiden, kemudian surat suara warna merah, untuk memilih anggota DPRD RI,” terang Kelly.

Kelly Mariana menyebut bahwa untuk target partisipasi pemilih pada pemilu 2019 mendatang yakni berjumlah 77,5 persen, dan dirinya berharap dengan terus bersosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih melebihi dari pemilu 2014. “Kepada masyarakat Sumatera Selatan agar ikut datang ke TPS pada hari rabu 17 april 2019, untuk memilih pemimpin dan wakil-wakil rakyat kita untuk memimpin lima tahun mendatang,” pungkasnya.
Ketua KPU Sumsel, Dra. Kelly Mariana (paling kanan) dan Ketua KPU OI, Dra. Massuryati (baju merah) saat berkunjung dan sosialisasi ke salah satu tempat pembuatan kemplang di Tebing Gerinting Utara. (foto : Goni)

Komisioner KPU Sumsel divisi hukum dan pengawasan Hepriyadi, S.H,.M.H, mengajak untuk memberikan hak suara pada pemilu 2019 nanti sesuai dengan hati nurari. “Jadi memilihlah sesuai dengan hati nurani, bukan karena amplop, karena itu money politic, nanti ketika ada caleg yang memberikan sesuatu dengan tujuan untuk memilih maka itu pelanggaran pemilu, dan bisa dilaporkan ke Bawaslu, jadi pilihlah sesuai dengan hati nurani, karena yang akan kita pilih 17 april nanti, akan menjadi pemimpin dan anggota legislatif selama lima tahun mendatang,” himbaunya.

Ketua KPU Ogan Ilir, Dra. Massuryati, mengingatkan untuk mencoblos hanya satu kali, karena jika dicoblos lebih dari satu maka surat suara tidak sah. “Misal, untuk surat suara DPRD Kabupaten/kota, di partai Manggis, ada keluarga dari bapak, di coblos, di Partai Mangga karena ada keluarga dari ibu, di coblos juga, kemudian partai Leci karena ada sepupu, dicoblos juga, maka contoh yang seperti ini tentu tidak sah,” jelasnya.

Massuryati juga mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini, memberikan pengetahuan berkaitan dengan pemilu 2019 yang akan dihadapi, baik itu berkaitan dengan surat suara, cara mencoblos dan tahapan lainnya. “Kita tahu bahwa para ibu-ibu pengrajin kerupuk kemplang ini sibuk, bekerja mulai pagi hingga menjelang sore hari, sehingga informasi yang berkaitan dengan pemilu kurang begitu dipahami, maka KPU Ogan Ilir terjun kelapangan guna memberikan informasi dan mengingatkan serta mengajak para pengrajin ini agar 17 april nanti ke TPS untuk memberikan hak suaranya, sehingga target 77,5 persen partisipasi pemilih di Ogan Ilir bisa tercapai,” harap Massuryati. (Gon)

Tags: ,